# Server
Debian Squeezy
_ Install
Debian Squeezy
1. Hidupkan Komputer server
2. Masuk BIOS <Tekan F2/Del>
3. Atur First Boot Sequence ke CD/DVD-ROM dan
masukkan CD/DVD Installasi Debian
4. Simpan Perubahan yang telah dilakukan
<Tekan F10>
5. Komputer akan merestart dengan sendirinya
6. Muncul Jendela Utama Instalasi Debian,
pilih Install
7. Jendela pemilihan bahasa instalasi, pilih
English
8. Jendela pemilihan lokasi/negara, pilih other
-> Asia -> Indonesia
9. Jendela pemilihan lokasi cadangan, pilih
United States
10. Jendela pemilihan layout keyboard, pilih
American English
11. Tunggu proses pendeteksian dan penambahan
komponen-komponen hardware
12. Jendela pemilihan interface jaringan utama
selama instalasi, pilih eth0:...
13. Jendela konfigurasi jaringan secara
otomatis gagal, pilih Continue
14. Jendela pemilihan metode konfigurasi
jaringan, pilih Configure network manually
15. Jendela pengisian IP Address, ketik
10.10.18.2
16. Jendela pengisian Netmask, ketik
255.255.255.248
17. Jendela pengisian Gateway, ketik
10.10.18.1
18. Jendela pengisian Name server, ketik
10.10.28.1 10.10.18.1 8.8.8.8
19. Jendela pengisian Nama Hostname, ketik
peserta8
20. Jendela pengisian Domain name, ketik
smkn1udanawu.net
21. Jendela pengisian password root, ketik
peserta8
22. Jendela pengisian kembali password root,
ketik peserta8
23. Jendela pengisian nama lengkap pengguna,
ketik peserta8
24. Jendela pengisian nama pengguna, ketik
peserta8
25. Jendela pengisian password pengguna, ketik
peserta8
26. Jendela pengisian kembali password
pengguna, ketik peserta8
27. Jendela pemilihan zona waktu, pilih
jakarta
28. Tunggu proses persiapan untuk pemartisian
29. Jendela pemilihan metode pemartisian,
pilih Guided - use entire disk
30. Jendela pemilihan harddisk untuk
dipartisi, pilih SCSI1 (0,0,0) (sda) ....
31. Jendela pemilihan sekema partisi, pilih
All files in one partition (recommended for new users)
32. Jendela ikhtisar partisi harddisk, pilih
Finish partition and write changes to disk
33. Jendela konfirmasi penulisan partisi,
pilih Yes
34. Tunggu proses pemartisian dan
penginstallan sistem dasar selesai
35. Jendela konfirmasi penscanan CD/DVD lain,
pilih No
36. Jendela konfirmasi penginstallan paket
tambahan melalui jaringan, pilih No
37. Tunnggu proses konfigurasi apt selesai
38. Jendela konfirmasi untuk berpartisipasi di
survei paket, pilih No
39. Jendela pemilihan software yang akan
diinstall, hanya centang Standard system utilities menggunakan tombol Space
Bar,
selanjutnya pilih Continue
40. Tunggu proses penginstallan software
selesai
41. Jendela konfirmasi penginstallan GRUB boot
loader, pilih Yes
42. Jendela Installation complete, Keluarkan
CD/DVD Installasi Debian Dari CD/DVD ROM, kemudian pilih Continue
43. Tunggu hingga komputer reboot dengan
sendirinya
44. Tampil jendela GRUB(Warna Biru), tekan
enter atau tunggu hingga komputer memilihnya secara otomatis
45. Tunggu hingga tampil menu login
46. Masukkan Username beserta Passwordnya,
ketik login = root dan password = peserta8
_ Konfigurasi
IP Address, ip forwarding, firewall nat, dan hostname
1. Gunakan login root untuk konfigurasi
User :
root
password :
peserta8
2. Periksa konfigurasi interface jaringan,
ketik:
root@peserta8:~# ifconfig
3. Aktifkan interface yang masih belum aktif,
ketik:
root@peserta8:~# ifconfig eth1 up
4. Periksa kembali apakah semua interface
telah aktif, ketik:
root@peserta8:~# ifconfig |less
untuk keluar tekan Ctrl+z
5. Konfigurasi IP Address untuk eth1, ketik:
root@peserta8:~# nano
/etc/network/interfaces
konfigurasi IP Address seperti berikut
(tinggal menyesuaikan), dan biarkan script yang sudah ada.
# The primary network interface
auto eth0
allow-hotplug eth0
iface eth0 inet static
address 10.10.18.2
netmask 255.255.255.248
network 10.10.18.0
broadcast 10.10.18.7
gateway 10.10.18.1
# dns-* options are implemented by the resolvconf package, if installed
dns-nameservers 10.10.28.1 10.10.18.1 8.8.8.8
dns-search smkn1udanawu.net
auto eth1
allow-hotplug eth1
iface eth1 inet static
address 10.10.28.1
netmask 255.255.255.240
Simpan konfigurasi yang telah dilakukan
dengan cara tekan Ctrl+x, kemudian tekan y, selanjutnya tekan enter
6. Restart interface jaringan, ketik:
root@peserta8:~# /etc/init.d/networking
restart
bila muncul peringatan (warning) biarkan
saja,
7. Cek konfigurasi ip yang telah dilakukan,
ketik:
root@peserta8:~# ifconfig |less
eth0 Link
encap:Ethernet Hwaddr .................
inet addr:10.10.18.2 Bcast:10.10.18.7 Mask:255.255.255.248
............................................
............................................
............................................
eth1 Link
encap:Ethernet Hwaddr .................
inet addr:10.10.28.1 Bcast:10.10.28.15 Mask:255.255.255.240
............................................
............................................
............................................
bila tampilannya telah seperti diatas
berarti konfigurasi ip telah berhasil
untuk keluar dari tampilan diatas tekan
ctrl+z
8. Konfigurasi file hosts, ketik:
root@peserta8:~# nano /etc/hosts
Cari dan konfigurasi Script seperti berikut
(tinggal menyesuaikan), dan biarkan script yang sudah ada.
127.0.0.1 localhost
10.10.28.1 smkn1udanawu.net peserta8
Simpan konfigurasi yang telah dilakukan
dengan cara tekan Ctrl+x, kemudian tekan y, selanjutnya tekan enter
9. Selanjutnya konfigurasi Ip Forwarding,
ketik:
root@peserta8:~# nano /etc/sysctl.conf
cari
#net.ipv4.ip_forward=1
kemudian hapus tanda #, sehingga menjadi
net.ipv4.ip_forward=1
kemudian simpan dengan cara tekan Ctrl+x,
kemudian tekan y, selanjutnya tekan enter
10. Kemudian tambahkan iptables nat
masquerade, ketik:
root@peserta8:~# nano /etc/rc.local
Tambahkan script berikut diakhir baris,
sebelum exit 0
iptables -t nat -A POSTROUTING -o eth0 -j
MASQUERADE
11. Rubah hak akses dari file rc.local, ketik:
root@peserta8:~# chmod +x /etc/rc.local
Selanjutnya jalankan sistem firewall,
ketik:
root@peserta8:~# sh -x /etc/rc.local
12. Periksa iptables, untuk memastikan routing
tables dan nat sudah berfungsi, ketik:
root@peserta8:~# iptables -t nat -n -L
13. Lakukan reboot pada pc server debian,
ketik:
root@peserta8:~# reboot
14. Lakukan pengujian pada pc server dengan
cara ping ip eth1, eth0, gateway, dns, url google
Pastikan lampu indikator lan card 1(eth0)
dan 2(eth1) menyala
Ketik seperti berikut, (untuk menghentikan
tekan ctrl+c):
root@peserta8:~# ping 10.10.28.1
root@peserta8:~# ping 10.10.18.2
root@peserta8:~# ping 10.10.18.1
root@peserta8:~# ping 8.8.8.8
root@peserta8:~# ping www.google.com
15. lakukan pengujian pada client windows
dengan cara
setting konfigurasi ip address pada client
windows dengan menggunakan
Ip address :
10.10.28.2
Subnet mask : 255.255.255.240
Default gateway : 10.10.28.1
Prefered DNS : 10.10.28.1
Alternate DNS : 8.8.8.8
selanjutnya buka command promt (CMD)
Ketik seperti berikut, (untuk menghentikan
tekan ctrl+c)
ping 10.10.28.1
ping 10.10.18.2
ping 10.10.18.1
ping 8.8.8.8
ping www.google.com
_ Konfigurasi
DHCP Server
1. Masukkan DVD OS Debian ke CD/DVD ROM
2. Kemudian mount DVD OS Debian, ketik:
root@peserta8:~# mount /dev/sr0
/media/cdrom
3. Install aplikasi DHCP Server, ketik:
root@peserta8:~# apt-get install
isc-dhcp-server
bila muncul pemberitahuan tekan y, dan enter
bila muncul failed (merah) tidak apa-apa,
karena belum dikonfigurasi
4. Backup file konfigurasi DHCP Server, ketik:
root@peserta8:~# cp /etc/dhcp/dhcpd.conf
/etc/dhcp/dhcpd.conf.backup
cek apakah file backup telah terbuat,
ketik:
root@peserta8:~# ls /etc/dhcp
5. Atur interface yang akan digunakan untuk
dhcp, ketik:
root@peserta8:~# nano
/etc/default/isc-dhcp-server
rubah seperti berikut:
INTERFACES="eth1"
6. Konfigurasi file dhcpd.conf, ketik:
root@peserta8:~# nano /etc/dhcp/dhcpd.conf
Cari dan konfigurasi Script seperti berikut
(tinggal menyesuaikan), dan biarkan script yang sudah ada.
# A slightly different configuration for an
internal subnet.
subnet 10.10.28.0 netmask 255.255.255.240 {
range 10.10.28.2 10.10.28.14;
option domain-name-servers
10.10.28.1,10.10.18.1,8.8.8.8;
option domain-name
"smkn1udanawu.net";
option routers 10.10.28.1;
option broadcast-address 10.10.28.15;
default-lease-time 600;
max-lease-time 7200;
}
Jangan lupa untuk menghapus tanda # diawal
baris, kecuali baris 1
Simpan konfigurasi yang telah dilakukan
dengan cara tekan Ctrl+x, kemudian tekan y, selanjutnya tekan enter
7. Restart aplikasi DHCP Server, ketik:
root@peserta8:~#
/etc/init.d/isc-dhcp-server restart
bila muncul failed (merah) tidak apa-apa
8. Lakukan pengujian dari client windows
dengan cara konfigurasi ip address pada client windows agar menggunakan dhcp,
yaitu dengan cara obtain ip address dan
obtain dns
selanjutnya buka command promt (CMD)
Ketik:
ping 10.10.28.1
ping 10.10.18.2
ping 10.10.18.1
ping 8.8.8.8
ping www.google.com
9. Cek pada pc server Debian, ketik:
root@peserta8:~# tail -f
/var/lib/dhcp/dhcpd.leases
keluar dengan cara tekan ctrl+z
root@peserta8:~# lsof -i -n -P |less
keluar dengan cara tekan ctrl+z
root@peserta8:~# netstat -n |less
keluar dengan cara tekan ctrl+z
_ Konfigurasi
SSH Server
1. Install aplikasi SSH Server
root@peserta8:~# apt-get install ssh
bila muncul pemberitahuan tekan y, dan
enter
2. Backup file konfigurasi SSH Server, ketik:
cp /etc/ssh/sshd_config
/etc/ssh/sshd_config.backup
3. Konfigurasi file sshd_config, ketik:
root@peserta8:~# nano /etc/ssh/sshd_config
cari script berikut:
Port 22
Rubah port default ssh dari 22 menjadi 354,
seperti berikut:
Port 354
Simpan konfigurasi yang telah dilakukan dengan
cara tekan Ctrl+x, kemudian tekan y, selanjutnya tekan enter
4. Restart aplikasi SSH Server, ketik:
root@peserta8:~# /etc/init.d/ssh restart
5. Lakukan pengujian pada PC Server, ketik:
root@peserta8:~# ssh peserta8@10.10.28.1 -p
354
bila muncul konfirmasi ketik yes,
selanjutnya masukkan password, ketik
peserta8
bila seperti berikut berarti konfigurasi
ssh telah berhasil
peserta8@peserta*:~$
selanjutnya keluar dengan cara, ketik:
peserta8@peserta*:~$ exit
6. Lakukan pengujian dari Client Windows,
menggunakan aplikasi Putty dan lakukan login dengan
Host Name :
10.10.28.1
Port :
354
Connection type : SSH
_ Konfigurasi
DNS Server
1. Install aplikasi DNS Server, ketik:
root@peserta8:~# apt-get install bind9
bila muncul pemberitahuan tekan y, dan
enter
2. Konfigurasi file named.conf.local, ketik:
root@peserta8:~# nano
/etc/bind/named.conf.local
Tambahkan script seperti berikut pada akhir
baris (tinggal menyesuaikan),
zone "smkn1udanawu.net" {
type master;
file "/var/cache/bind/forward";
};
zone "28.10.10.in-addr.arpa" {
type master;
file "/var/cache/bind/reverse";
};
Simpan konfigurasi yang telah dilakukan dengan
cara tekan Ctrl+x, kemudian tekan y, selanjutnya tekan enter
3. Buat file forward dan reverse, ketik:
root@peserta8:~# cp /etc/bind/db.local
/var/cache/bind/forward
root@peserta8:~# cp /etc/bind/db.255
/var/cache/bind/reverse
4. Konfigurasi file forward, ketik:
root@peserta8:~# nano
/var/cache/bind/forward
Cari dan konfigurasi Script seperti berikut
(tinggal menyesuaikan),
;
;BIND data file for local loopback
interface
;
$TTL 604800
@ IN SOA smkn1udanawu.net.
root.smkn1udanawu.net. {
2 ; Serial
604800 ;
Refresh
86400 ;
Retry
2419200 ; Expire
604800
) ; Negarive Cache TTL
;
@ IN NS smkn1udanawu.net.
@ IN A 10.10.28.1
root IN A 10.10.28.1
ntp IN A 10.10.28.1
www IN CNAME smkn1udanawu.net.
Simpan konfigurasi yang telah dilakukan
dengan cara tekan Ctrl+x, kemudian tekan y, selanjutnya tekan enter
5. Konfigurasi file reverse, ketik:
root@peserta8:~# nano
/var/cache/bind/reverse
Cari dan konfigurasi Script seperti berikut
(tinggal menyesuaikan),
;
; BIND reverse data file for broadcast zone
;
$TTL 604800
@ IN SOA smkn1udanawu.net.
root.smkn1udanawu.net. {
1 ; Serial
604800 ;
Refresh
86400 ;
Retry
2419200 ; Expire
604800
) ; Negarive Cache TTL
;
@ IN NS smkn1udanawu.net.
1 IN PTR root.smkn1udanawu.net.
1 IN PTR ntp.smkn1udanawu.net.
1 IN PTR www.smkn1udanawu.net.
Simpan konfigurasi yang telah dilakukan
dengan cara tekan Ctrl+x, kemudian tekan y, selanjutnya tekan enter
6. Tambahkan daftar alamat dns server pada
mesin server, ketik:
root@peserta8:~# nano /etc/resolv.conf
Konfigurasi script seperti berikut:
search smkn1udanawu.net
nameserver 10.10.28.1
nameserver 10.10.18.1
nameserver 8.8.8.8
Simpan konfigurasi yang telah dilakukan
dengan cara tekan Ctrl+x, kemudian tekan y, selanjutnya tekan enter
7. Restart aplikasi DNS Server, ketik:
root@peserta8:~# /etc/init.d/bind9 restart
8. Lakukan pengujian pada pc server, ketik:
root@peserta8:~# nslookup smkn1udanawu.net
root@peserta8:~# nslookup
www.smkn1udanawu.net
root@peserta8:~# nslookup 10.10.28.1
bila hasilnya telah seperti berikut, maka
konfigurasi dns server telah berhasil
Server 10.10.28.1
Address 10.10.28.1#53
Name: smkn1udanawu.net
Address: 10.10.28.1
_ Konfigurasi
Web Server
1. Install aplikasi Web Server, ketik:
root@peserta8:~# apt-get install apache2
bila muncul pemberitahuan tekan y, dan
enter
2. Sebenarnya setelah proses instalasi apache2
selesai, maka web server kita sudah berjalan.
Hanya saja tampilannya masih default.
Untuk itu rubah tampilannya, ketik:
root@peserta8:~# nano /var/www/index.html
Rubah tampilannya sesuai ketentuan ujikom,
contoh:
<html>
<body>
nomer peserta : ...<br>
nama peserta : ....................... <br>
kelas :
XII TKJ X <br>
jurusan :
Teknik Komputer dan Jaringan <br>
<br>
SMK Negeri 1 Udanawu @ ujikom 2015
</body>
</html>
3. Lakukan pengujian pada pc client windows,
dengan cara
buka salah satu browser pada client
windows, contoh firefox
ketik smkn1udanawu.net pada address bar
browser
bila tampilannya telah seperti berikut,
maka konfigurasi dns server telah berhasil
nomer peserta : ...
nama peserta : .......................
kelas :
XII TKJ X
jurusan :
Teknik Komputer dan Jaringan
SMK Negeri 1 Udanawu @ ujikom 2015
_ Konfigurasi
Proxy Server
1. Install aplikasi Proxy Server, ketik:
root@peserta8:~# apt-get install squid
bila muncul pemberitahuan tekan y, dan
enter
2. Konfigurasi file squid.conf, ketik:
root@peserta8:~# nano /etc/squid/squid.conf
Untuk fasilitas search pada nano, tekan
ctrl+w.
Selanjunya cari dan konfigurasi Script
seperti berikut (tinggal menyesuaikan),
#. . .
http_port 3128 transparent
cahce_mem 16 MB
cache_mgr peserta8@smkn1udanawu.net
visible_hostname proxy.smkn1udanawu.net
#. . .
Kemudian cari tulisan acl CONNECT, dan
tambahkan script berikut tepat dibawahnya.
#. . .
acl url dstdomain
"/etc/squid/url"
acl key url_regex -i
"/etc/squid/key"
http_access deny url
http_access deny key
acl lan src 10.10.28.0/28
http_access allow lan
http_access allow all
#. . .
cari tulisan http_access deny all, ada dua
pada file squid.conf. Dan tambahkan tanda #
pada kedua baris tersebut.
Simpan konfigurasi yang telah dilakukan
dengan cara tekan Ctrl+x, kemudian tekan y, selanjutnya tekan enter
3. Selanjutnya isi file url yang sudah
didefinisikan pada file squid.conf pada langkah 2 diatas,
dengan alamat-alamat situs yang diblokir,
yaitu facebook.com dan google.com,
ketik:
root@peserta8:~# nano /etc/squid/url
kemudian tambahkan url seperti berikut:
facebook.com
google.com
Simpan dengan cara tekan Ctrl+x, kemudian
tekan y, selanjutnya tekan enter
4. Selanjutnya isikan kata kunci untuk
memblokir situs-situs tertentu pada file key yang telah didefinisakan
pada file squid.conf.
Sehingga proxy server akan memblokir situs
yang mengandung kata kunci yang telah dimasukkan di file key,
ketik:
root@peserta8:~# nano /etc/squid/key
kemudian tambahkan kata kunci seperti
berikut:
facebook
google
Simpan dengan cara tekan Ctrl+x, kemudian
tekan y, selanjutnya tekan enter
5. Kemudian jalankan perintah squid -z, ketik:
root@peserta8:~# squid -z
6. Kemudian tambahkan script berikut file
rc.local,
untuk mengalihkan semua permintaan dari
port 80 (HTTP) ke port 3128 (PROXY).
ketik:
root@peserta8:~# nano /etc/rc.local
Tambahkan script berikut sebelum exit 0 dan
biarkan script yang sudah ada.
iptables -t nat -A PREROUTING -i eth1 -p
tcp --dport 80 -j REDIRECT --to-ports 3128
iptables -t nat -A PREROUTING -i eth1 -p
udp --dport 80 -j REDIRECT --to-ports 3128
Simpan konfigurasi yang telah dilakukan
dengan cara tekan Ctrl+x, kemudian tekan y, selanjutnya tekan enter
7. Selanjutnya jalankan sistem firewall,
ketik:
root@peserta8:~# sh -x /etc/rc.local
8. Kemudian cek iptables untuk melihat table
routing, ketik:
root@peserta8:~# iptables -t nat -n -L
9. Restart aplikasi Proxy Server, ketik:
root@peserta8:~# /etc/init.d/squid restart
10. Sekarang lakukan pengujian pada pc client
windows, dengan cara
buka salah satu browser pada client
windows, contoh firefox
a. Buka situs yang telah diblokir, yaitu:
www.facebook.com dan www.google.com
b. Lakukan pencarian melalui mesin pencari
seperti google, yahoo, bing dan masukkan seperti kata kunci yang telah
dimasukkan di file key diatas
bila
hasilnya Access Denied, maka situs-situs dan kata kunci tersebut telah
diblokir.
dan konfigurasi proxy server telah
berhasil
_ Konfigurasi
NTP Server
1. Install aplikasi NTP Server, ketik:
root@peserta8:~# apt-get install ntp
ntpdate
bila muncul pemberitahuan tekan y, dan
enter
2. Konfigurasi file ntp.conf, ketik:
root@peserta8:~# nano /etc/ntp.conf
Cari dan konfigurasi Script seperti berikut
(tinggal menyesuaikan),
Hapus tanda # sebelum kata server, sehingga
seperti berikut:
# You do need to talk to an NTP server on
two (or three)
server ntp.smkn1udanawu.net
Beri tanda # pada Script berikut:
# server 0.debian.pool.ntp.org iburst
# server 1.debian.pool.ntp.org iburst
# server 2.debian.pool.ntp.org iburst
# server 3.debian.pool.ntp.org iburst
Dan tambahkan Script berikut tepat di bawah
script sebelumnya:
server 127.127.1.0
fudge 127.127.1.0 stratum 1
Cari dan konfigurasi Script seperti berikut
# Clients from this (example!) subnet have
unlimited access, but only if
# Cryptographically authenticated.
#restrict 192.168.123.0 mask 255.255.255.0
notrust
restrict 10.10.28.0 mask 255.255.255.240
nomodify notrap
Simpan konfigurasi yang telah dilakukan
dengan cara tekan Ctrl+x, kemudian tekan y, selanjutnya tekan enter
3. Restart aplikasi NTP Server dan update NTP,
ketik:
root@peserta8:~# /etc/init.d/ntp restart
root@peserta8:~# ntpq -p
root@peserta8:~# ntpdate -u 10.10.28.1
3. Lakukan pengujian pada pc client windows,
dengan cara
double-click pada ikon jam, pada pojok
kanan taksbar windows.
Kemudian pilih internet time, pilih change
settings...
selanjutnya beri tanda checklist pada kolom
Automatically synchronize with an Internet time server
Kemudian isi alamat berikut pada kolom
server:
10.10.28.1
atau
ntp.smkn1udanwu.net
Selanjutnya klik Update now
Bila muncul pesan berikut:
The clock was successfully synchronized
with ntp.smkn1udanawu.net on .............
maka konfigurasi ntp server telah berhasil
Catatan 2 :
[1] Name
server pada langkah ke 18, diisi IP Eth1 agar server debian dapat melakukan
nslookup ke ip dan domain name DNS Server
Thanks to:
- Siyamta, My
teacher which has been introduced debian to me
- Wismanu dan
Kadek, meskipun saya tidak terlalu mengenal bapak, tetapi saya sangat
berterimakasih atas modulnya
- Supriyanto,
terimakasih pak telah mengajari saya tentang wireless, dan memberikan semangat
ke saya
- And other
Teacher and staf at VEDC Malang
- Teman2ku
yang telah praktik debian bersama-sama (Rahmat, Arista)
- My special
friend (Fransisca, Fajar2, dan Hasan)
- And my
other friend at VEDC Malang
- Mastah2 di
TKJ@SMK (Pak:Arif,Rudi,Affan,Erlik,Zaidan,Joko,Dian,Tri|Bu:Rahma,Putri)
- My friends
at smk (hahaha)
- Pudja
Mansyurin, Andi Novianto, Very Setiawan, Rizal dan Habib Ahmad Purba meskipun
saya tidak mengenal mereka. thanks for
module
- My first
teacher at computer in MTS (Pak Budi, Muslik, Soim, Budairi), yang telah
mengajari bagaimana cara menghidupkan
komputer hingga mematikannya ^_^.
- All my
friends in home, mts, mi, and everywhere (miss you)
- Dan juga
teruntuk fitri yang telah menyemangatiku selama ini.
- Dan yang
terlupa my wife "Aurora" yang telah menemaniku selama 5 tahun ini.
- Dan juga
kalian yang telah memberikan rasa sakit yang mendalam pada diriku ini, hingga
aku terhenti sejenak untuk menggapai
cita-cita ku
- Dan
terakhir semua orang yang ada dihidupku (Ortu, Adik, Sahabat, dan Kerabat dll)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar